24 Agustus 2010

Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan

Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan: "

Secara ideal angka ketersediaan obat adalah 120% dengan perincian 100% dipergunakan untuk keperluan dan sisanya sebanyak 20% adalah untuk cadangan misalnya di situasi khusus oleh karena adanya bencana atau wabah. Jumlah cadangan biasanya bervariasi berkisar antara 20% - 50%. Jumlah ini tergantung pada situasi tertentu misalnya saat terjadi wabah ataupun bencana alam.


Tabel 44 dan 45 menunjukkan persentase ketersediaan obat baik generic maupun essensial yaitu 298,56% (> 100%). Jumlah yang melebihi ini pada umumnya adalah karena adanya dropping obat bersumber dari pusat yang tidak sesuai permintaan dan kebutuhan. Namun secara umum jika persentase rata- rata ketersediaan obat mendekati ataupun melebihi 100%, maka diartikan keadaan stok obat cukup aman.


Rata- rata persentase penulisan resep obat di sarana kesehatan baik pemerintah ataupun swasta telah mencapai 93,33% (tabel 46). Dengan perincian di sarana kesehatan pemerintah 98,69% dan di sarana kesehatan swasta 54,07%.


Di sarana kesehatan pemerintah memang dianjurkan untuk menggunakan obat generik, sehingga penulisan resep obat generik di sarana kesehatan pemerintah sudah mencapai target 80%, sedangkan untuk sarana kesehatan swasta persentase masih rendah

http://askep-askeb-kita.blogspot.com/

Sumber: Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan
http://ktiskripsi.blogspot.com/2010/08/pelayanan-kefarmasian-dan-alat.html
Lihat Artikel Selengkapnya tentang: Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan
Download Judul Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan disini
Konetn 1 Konten 2 Konten 3 Konten 4 Konten 5

0 komentar:

Artikel yang berhubungan:

kti